Struktur Cerita Sejarah
STRUKTUR TEKS CERITA SEJARAH
Sebelumnya, saya ingin memberi pengertian
dari Cerita dan Sejarah, Cerita
adalah rangkaian peristiwa yang disampaikan, baik berasal dari kejadian nyata
(non fiksi) ataupun tidak nyata (fiksi). Dan Sejarah adalah Suatu peristiwa
yang sudah lama dan sudah dilalui dimasa-masa yang lampau, dapat diungkit
kembali dalam sebuah kisah cerita. Dan dapat disimpulkan bahwa Cerita Sejarah
adalah Sebuah kejadian dimasa lalu yang diungkitkan kembali dimasa kini, bisa
berasal dari kejadian nyata, dan tidak nyata.
Ciri – Ciri
Teks Sejarah, Setelah mengetahui apa itu Cerita sejarah, berikut merupakan
ciri-ciri yang terdapat didalamnya :
1.
Teks sejarah dijabarkan secara kronologis maupun urutan peristiwa atau urutan
kejadian didalamnya.
2.
Bentuk teks tersebut rekon atau dikenal teks cerita ulang
3.
Struktur teks ialah orientasi, urutan peristiwa, serta reorientasi.
4.
Umumnya sering menggunakan konjungsi temporal.
5.
Berisikan sebuah fakta yang terjadi.
Oke
disini saya akan mengambil cerita sejarah Museum Nasional Indonesia, saya
mengambil informasi ini dari beberapa sumber yang mungkin dapat kita percaya,
berikut adalah sumber Cerita Sejarahnya
:
1. https://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Nasional_Indonesia
2. https://www.museumnasional.or.id/beranda/history
Struktur cerita sejarah terdiri dari, cerita sejarah juga
mempunyai struktur yaitu sebagai berikut
A. Orientasi, yaitu bagian yang berisi
mengenai pengenalan atau pembuka dari teks cerita sejarah.
B. Urutan Peristiwa, yaitu bagian yang berisi mengenai rekaman peristiwa
sejarah yang terjadi, umumnya disampaikan dalam urutan kronologis.
C. Reorientasi, yaitu bagian berisi komentar pribadi penulis tentang
peristiwa atau kejadian sejarah yang diceritakan. Reorientasi boleh ada, boleh
tidak. Terserah keinginan penulis teks cerita sejarah tersebut.
kaidah kebahasaan teks cerita sejarah, kaidah cerita sejarah
terdiri dari 4 yaitu sebagai berikut.
a. Pronomina atau kata ganti, yaitu kata yang
digunakan untuk menggantikan benda dan menamai seseorang atau sesuatu secara
tidak langsung.
b. Frasa Adverbial, yaitu kata yang menunjukan kejadian atau
peristiwa, waktu, dan tempat.
c. Verba Material, yaitu kata yang berfungsi menunjukkan aktivitas
yang dilakukan partisipan, menunjukan perbuatan fisik atau peristiwa, contohnya
menulis, mengepel, menyapu.
d. Konjungsi Temporal atau kata hubung waktu, yaitu kata
hubung yang berfungsi menata urutan peristiwa yang diceritakan. Umumnya banyak
menggunakan kata penghubung temporal.
Jenis – Jenis Teks Sejarah
1.
Sejarah Fiksi
A. Novel
B. Cerpen
C. Legenda
D. Roman
2. Sejarah Non-Fiksi
A. Biografi
B. Autobiografi
C. Cerita Perjalanan
Perbedaan Sejarah Fiksi & Non-Fiksi
1.
Sejarah Fiksi
2.
Sejarah Non-Fiksi
Contoh Teks Sejarah
Menganalisis Pembangunan Museum Nasional Indonesia
Orientasi = Cikal
bakal museum ini lahir tahun 1778, tepatnya tanggal 24 April, pada saat pembentukan Bataviaasch
Genootschap van Kunsten en Wetenschappen. J.C.M. Radermacher, ketua perkumpulan, menyumbang sebuah
gedung yang bertempat di Jalan Kalibesar beserta dengan koleksi buku dan benda-benda budaya yang
nanti menjadi dasar untuk pendirian museum.
Tahapan Urutan Peristiwa (1) = Pada masa
pemerintahan Inggris (1811-1816), Sir Thomas
Stamford Raffles yang juga
merupakan direktur dari Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen
memerintahkan pembangunan gedung baru yang terletak di Jalan Majapahit No. 3.
Gedung ini digunakan sebagai museum dan ruang pertemuan untuk Literary
Society (dahulu bernama "Societeit de
Harmonie".) Lokasi gedung ini sekarang menjadi bagian dari
kompleks Sekretariat
Negara.
Tahapan Urutan Peristiwa (2) = Pada tahun 1862,
setelah koleksi memenuhi museum di Jalan Majapahit, pemerintah Hindia Belanda mendirikan gedung yang hingga kini masih ditempati.
Gedung museum ini dibuka untuk umum pada tahun 1868.
Reorientasi = Catatan di website Museum Nasional Republik Indonesia pada tahun 2001 menunjukkan bahwa koleksi telah mencapai 109.342 buah. Jumlah koleksi itulah yang membuat museum ini dikenal sebagai yang terlengkap di Indonesia. Pada tahun 2006 jumlah koleksi museum sudah melebihi 140.000 buah, meskipun hanya sepertiganya yang dapat diperlihatkan kepada khalayak.
Sumber Informasi Materi ini berasal dari :
https://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Nasional_Indonesia
https://brainly.co.id/tugas/3763769
Komentar
Posting Komentar